Awas Kuman dan Bakteri Bisa Bersarang di Dinding

 

 

Tahu kah kamu, kalau nyatanya ada banyak kuman dan bakteri yang bisa tumbuh subur di dalam rumah?

Untuk itu, mulai sekarang kamu wajib rajin membersihkan rumah tidak hanya lantai, furniture, peralatan rumah, serta udara (ventilasi/ air purifier) tapi juga dinding. Sebab, tanpa kamu sadari, dinding rumah bisa menjadi sumber kuman maupun bakteri berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan anggota keluarga di rumah.

Selain menimbulkan berbagai penyakit, bakteri pada dinding juga bisa menyebabkan bau tidak sedap dalam ruangan.

Beberapa jenis bakteri yang berbahaya seperti bakteri Staphylococcus Aureus, penyebab penyakit kulit, infeksi luka bedah, dan radang paru-paru, bakteri Escherichia Coli, penyebab diare, kejang perut, dan gagal ginjal.

 

 

Lalu Bagaimana Cara Menjaga Kebersihan Dinding?

Setidaknya terdapat 3 cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kebersihan dinding, berikut diantaranya:

 

1. Rutin bersihkan dinding rumah dari debu

 

 

 

Untuk kamu yang berencana ingin membersihkan debu pada area dinding rumah, ada baiknya menggunakan kain microfiber. Pastikan juga untuk mulai membersihkan kotoran hingga jaring laba-laba yang menempel pada dinding rumah. Namun, sebelum membersihkan debu pada dinding, ada baiknya untuk menutup hiasan dinding agar tidak mudah kotor dan justru secara tidak sengaja hanya akan menempelkan debu ke tempat lain. Dengan menutup barang-barang di sekitar dinding, ini juga akan membuatmu semakin fokus terhadap bagian yang sedang terbuka, yaitu dinding. Jika area dinding cukup tinggi untuk dijangkau, gunakanlah kepala sapu yang diselimuti oleh kain agar bisa membersihkan atas dinding.

 

2. Bersihkan dinding dengan kain lap

 

 

Untuk membersihkan dinding dari sisa kotoran dan noda yang tertinggal pada dinding rumah, gunakanlah kain lap yang diberikan sedikit air hingga lembap. Usahakan untuk tidak menambahkan produk pembersih yang mengandung alkohol, karena produk itu hanya akan merusak lapisan cat pada dinding dan justru meninggalkan noda cerah.

 

3. Gunakan cat dengan formula tanpa bau dan anti bakteri

 

 

Ini akan sangat membantu agar bakteri tidak menempel dan tumbuh lalu menyebarkan penyakit. Sesuai perkembangannya, saat ini produsen cat tidak hanya menawarkan keberagaman warna-warna yang indah, tetapi juga mulai memerhatikan kesehatan lingkungan.  Hal tersebut terbukti dengan banyaknya bermunculan produk cat yang dilengkapi formula anti bakteri yang biasa disebut sebagai cat anti bacterial.  

Kamu bisa menggunakan produk Lenkote No Odor Medicare dari Avian Brands yang merupakan cat dinding premium dengan formulasi anti bakteri dan anti kuman sehingga menciptakan ruangan yang aman dari pertumbuhan bakteri dan higienis bagi keluargamu. Selama lapisan cat masih menempel pada dinding, zat anti bakteri akan terus bekerja secara efektif dan dapat menekan pertumbuhan bakteri.

 

Cat tanpa bau dan anti bakteri, Lenkote No Odor Medicare ini tentunya sangat cocok jika kamu aplikasikan pada ruangan seperti kamar bayi, kamar orangtua yang sudah lanjut usia, kamar orang yang sedang dalam pemulihan kesehatan, kamar mandi, dapur, atau ruangan lainnya yang membutuhkan suasana sehat dan bersih.

 

Sudahkah kamu memberikan perlindungan tepat untuk keluarga di rumah?

Untuk mencegah dampak negatif bakteri yang bersarang pada dinding rumah, jangan ragu untuk selalu pilih cat tembok yang tepat seperti Lenkote No Odor Medicare!

 

Semoga tips ini bisa bermanfaat serta semakin meningkatkan kesadaran untuk tetap dan selalu menjaga kebersihan dinding rumah.